.Suatu Waktu aku berjalan tanpa henti.

.Melewati Setiap Lekuk tanpa elok.

.Menyusuri gurun di tepi Aspal.

.Jalan mulus tanpa batu dan trotoar.

.

.

.Dari Jauh Aku Melihat Luas Tanpa Celah.

.Tanpa Ada Rambu Yang Membatasi.

.Polisi tak akan Mencegahku tanpa alasan.

.Jalan Sepi itu menuju Indahnya Panorama Dunia.

.

.

.Namun…

.Aku Terhelak, Mengelak, Tanpa Teriak.

.Ternyata Jalan itu Terputus.

.Putus Karena ada yang mengambil haknya.

.

.

.Membuatku Menaruh Harapan.

.Menunggu agar Jalan itu bisa kembali.

.Tanpa Berusaha.

.Karena Hanya Waktu Yang bisa menyambungnya kembali.

.

.

PS:

-aku takkan membuat jalan orang lain terputus karena keegoisanku,

-bertahan membuat hidupku menghargai "jalan" menuju Panorama terindah,

-dan aku hanya bisa mempunyai 1 jalan dan 1 cinta..

Leave a Reply